Kehidupan yang awalnya berjalan sederhana berubah menjadi perjalanan panjang penuh tekad ketika penyakit misterius mulai mengancam kesehatan Mio. Kondisi itu tidak hanya membawa kekhawatiran, tetapi juga melahirkan sebuah tujuan yang jelas: menemukan obat yang mampu menyelamatkan dirinya. Sejak saat itu, setiap hari dijalani dengan dua sisi kehidupan yang sangat berbeda—ketenangan di rumah dan bahaya di medan pertempuran.
Di rumah kecil yang menjadi tempat bernaung, suasana hangat tetap dijaga sebaik mungkin. Waktu makan bersama menjadi momen berharga yang tidak pernah dilewatkan. Di tengah hidangan sederhana, percakapan ringan dan tawa kecil sering kali muncul, seolah menjadi cara untuk melupakan sejenak beban yang sebenarnya sedang dipikul. Setelah hari yang melelahkan, malam hari dihabiskan dengan suasana tenang, menikmati udara yang damai sambil berharap hari esok akan membawa kabar yang lebih baik.
Namun ketika fajar tiba, kenyataan yang berbeda menunggu. Perjalanan menuju Abyss kembali dimulai. Tempat yang dikenal sebagai wilayah berbahaya itu dipenuhi makhluk kuat, lorong-lorong gelap, serta berbagai misteri yang belum terungkap. Meski begitu, langkah tidak pernah berhenti. Setiap hari menjadi kesempatan baru untuk bertarung, menghadapi ancaman, dan mengumpulkan berbagai jarahan yang mungkin menyimpan petunjuk penting tentang obat yang selama ini dicari.
Perjalanan ke dalam Abyss bukanlah sesuatu yang mudah. Semakin dalam seseorang melangkah, semakin besar pula bahaya yang menghadang. Makhluk yang lebih kuat, jebakan yang semakin rumit, serta lingkungan yang semakin tidak bersahabat menjadi tantangan yang harus dihadapi. Meski begitu, semua risiko tersebut diterima dengan satu alasan sederhana: harapan untuk menyelamatkan Mio.
Setiap barang yang berhasil dibawa pulang dari kedalaman Abyss menjadi lebih dari sekadar hasil pertempuran. Beberapa di antaranya memiliki nilai tinggi, sebagian lain menyimpan kemungkinan sebagai bahan penelitian atau petunjuk yang dapat mengarah pada penemuan obat. Walaupun tidak semua perjalanan memberikan hasil yang jelas, semangat untuk mencoba kembali tidak pernah pudar.
Di balik perjuangan itu, kehidupan sederhana di rumah tetap menjadi sumber kekuatan. Kembali ke meja makan yang sama, menikmati malam yang tenang, dan melihat Mio tetap tersenyum meskipun kondisi tubuhnya belum sepenuhnya pulih menjadi pengingat mengapa semua perjuangan ini dilakukan. Momen-momen kecil tersebut justru terasa jauh lebih berharga dibandingkan harta apa pun yang ditemukan di Abyss.
Perjalanan ini mungkin masih panjang, dan jalan menuju kesembuhan Mio belum sepenuhnya terlihat. Namun dengan setiap langkah yang diambil, setiap pertempuran yang dimenangkan, dan setiap rahasia yang sedikit demi sedikit terungkap dari kedalaman Abyss, harapan itu terus hidup. Sebuah harapan sederhana untuk melindungi kehidupan tenang yang mereka miliki—kehidupan yang dipenuhi kebersamaan, ketulusan, dan keinginan untuk tetap berjalan bersama melewati hari-hari yang akan datang.
D0WNL04D [ID] :
⋆.˚ ANDR01D (± 1.92 GB) : L1NK
˚꩜ .ᐟ 10S (± 2.11 GB) : L1NK
‹𝟑.ᐟ. PC (± 2.05 GB) : L1NK
⊹ ˖ Ი𐑼 Dukung Aku Disini :
